Taman Laut Bunaken membentang di atas 75.000 hektar di perairan dalam Laut Sulawesi. Ada lima pulau yang menjadi bagian dari  taman ini, Siladen, Montehage, Nain dan tentu saja Bunaken serta  yang kelima adalah Manado Tua.

Karang yang indah di Taman Laut Bunaken dapat ditemukan di sekitar pulau-pulau dan dengan kedalaman dari 3 meter sampai 1300 adalah rumah bagi banyak spesies atau kehidupan laut yang dapat ditemukan di sini, pasti membuat pengalaman menyelam yang unik ini.

Suhu air sepanjang tahun 26-29°C menjadikan Taman Laut Bunaken ini sebagai tujuan untuk semua musim, dengan bulan Maret sampai Oktober menjadi musim kemarau, dan musim hujan mulai sekitar bulan November sampai Maret/April. Waktu terpanas/paling cerah cenderung bulan Juni sampai September, tapi berapapun bulannya, jangan lupakan krim mataharimu!

Meskipun  tujuan utama menyelam, terumbu dangkal juga merupakan tempat berlindung bagi banyak ikan, bintang laut dan karang yang berbeda, bahkan mungkin kura-kura, sehingga menjadikannya pengalaman yang luar biasa bagi para pengunjung.

Dengan menyelam jauh lebih dalam, maka disanalah Sahabat akan menemukan lebih banyak lagi! Karena kedalamannya lumayan dalam, kami merekomendasikan kedalaman menyelam maksimum sekitar 25-30 meter, tergantung pada sertifikasi.

Penginapan dan Akomodasi Taman Laut Bunaken

Ada beberapa resort di Pulau Bunaken dan Pulau Manado Tua. Sebagian besar akomodasi cukup mahal dan kelas atas tapi Sahabat akan mendapatkan bungalo yang sangat bagus di tepi pantai. Hal ini juga memungkinkan untuk menikmati sebuah resor mewah dengan pemandangan indah di teluk.

Aktivitas di Bunaken

Taman Nasional Laut Bunaken kebanyakan dikunjungi oleh wisatawan untuk tujuan menyelam. Meskipun demikian begitu banyak aktivitas yang menyenangkan dapat dilakukan saat berkunjung ke Taman ini.

Taman Laut Bunaken

  1. Snorkeling taman karang.
  2. Berjalanlah di sepanjang jalur tebing Kepulauan atau naiki Gunung Berapi Manado Tua.
  3. Pergi memancing dengan nelayan lokal tapi keluar dari taman laut.
  4. Pergi menonton lumba-lumba atau ikan paus bercak di perjalanan sehari.

Kesehatan dan keselamatan

Jika Sahabat merencanakan perjalanan menyelam atau bepergian ke Bunaken, Manado, adalah ide yang sangat bagus untuk berinvestasi dalam asuransi menyelam scuba, karena Sahabat tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dan kapan memerlukannya. Kami merekomendasikan asuransi selam ini karena mereka menawarkan cakupan di seluruh dunia dan fokus pada pelayanan atau  asuransi penyelam scuba dengan kualitas dan pelayanan medis yang sangat baik.

Cara menuju ke Bunaken, Manado?

Untuk mencapai taman pertama diperlukan menuju Manado. Ini adalah kota terbesar kedua di Sulawesi setelah Makassar dan terletak sekitar 50 menit perjalanan dengan kapal dari Pulau Bunaken.

Jadi untuk sampai di Manado, cara terbaik adalah naik pesawat dari Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur atau Bali. Pada sebagian besar penerbangan ada pemberhentian di bandara Makassar.

Sebagian besar resor akan mengatur perahu pribadi atau kapal charter untuk mengantaran tamunya. Jika tidak, Sahabat semua bisa naik feri umum setiap hari (kecuali hari Minggu) jam 2 siang. Biayanya sekitar Rp 25000 untuk orang asing dan Rp 10.000 untuk lokal. Atau, juga bisa menyewa kapal untuk diri sendiri atau group pribadi tapi bersiaplah untuk tawar-menawar dengan keras!

Hot Tips

Usahakan tiba di Manado pada siang hari untuk ditransfer langsung ke hotel yang sudah Sahabat booking atau inginkan di kepulauan. Jika tidak, jika Sahabat tiba di malam hari maka Sahabat harus menginap satu malam di Manado sebelum menikmati penyelaman di Bunaken.
Jika Sahabat tiba melalui penerbangan Internasional, Sahabat dapat memperoleh visa saat tiba di Sam Ratulangi, Bandara Manado. Untuk menyelam di dalam Taman Laut Bunaken Sahabat perlu membeli izin. Biasanya disediakan oleh operator selam lokal. Jika tidak, bisa dibeli di salah satu dari tiga kantor tiket di pulau Bunaken dan Siladen.
Orang cenderung lebih suka tinggal di Siladen daripada di Pulau Bunaken karena pantainya sangat indah. Namun Siladen jauh lebih terisolasi dari Bunaken sehingga Sahabat bisa memilih!

Temukan tips wisata lainnya di AsiaWisata.com

Jika Sahabat mengunjungi Pulau Lombok, ada banyak tempat untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Namun, Bukit Malimbu Lombok adalah pilihan terbaik untuk menikmati sunset tersebut, karena tempat ini akan memberikan sebuah adegan khusus, yang tidak akan Sahabat temukan di tempat lain.

Bukit Malibu Lombok (Malimbu Hills) terletak sekitar 24 kilometer dari pusat Mataram, atau hampir 10 kilometer di sebelah utara Pantai Senggigi. Jalan menuju ke bukit sangat sulit sehingga Anda akan menghabiskan 45 menit untuk pergi ke sana dengan mobil.

Panorama Bukit Malibu Lombok

Panorama matahari terbenam Malimbu akan lebih sempurna ketika langit dalam kondisi cerah. Dalam keadaan seperti itu, Sahabat tidak hanya akan disajikan dengan pemandangan matahari terbenam yang indah tetapi juga bisa melihat dua jembatan yang paling terkenal, yaitu Gili Air dan Gili Meno dari kejauhan, dengan latar belakang matahari terbenam. Sahabat juga dapat melihat Gunung Agung di kejauhan. Adegan yang sempurna adalah apa yang membuat Gunung Malimbu sebagai tempat terbaik untuk menikmati sunset di Pulau Lombok. Bukit Malimbu di Lombok juga sering digunakan untuk merakit berbagai komunitas, seperti komunitas sepeda. Bagi mereka, tidak ada yang lebih indah daripada untuk menikmati sunset di Bukit Malimbu setelah menaklukkan tantangan bersepeda. Demikian pula untuk tur sepeda motor ini, bukit menjadi tempat untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Ketika Sahabat mengunjungi Bukit Malimbu di Lombok Anda dapat memilih dua titik, di timur atau sisi barat jalan raya. Di sisi barat jalan, Sahabat akan menemukan tempat istirahat sepanjang 150 meter. Sahabat akan menikmati pemandangan matahari terbenam dari atas hingga 25 meter. Tapi jangan khawatir, karena ada pegangan yang kuat untuk batas tertentu di tepi. Tebing yang penuh dengan semak-semak, dan Anda akan melihat banyak monyet yang mencari perhatian pengunjung. Di selatan biasanya digunakan sebagai area taman. Pada saat yang sama Anda juga dapat menikmati pemandangan matahari terbenam di sisi timur. Sisi timur terletak 6 meter di atas jalan raya. Di bagian atas tempat ini, Sahabat akan menemukan Berugak (balkon) adalah sekitar 6 × 4 meter. Untuk mencapai tempat ini, Sahabat bisa melewati tangga.

Kuliner dan Souvernir Bukit Malimbu Lombok

Jika Sahabat tiba di Bukit Malimbu Lombok sangat awal, maka dapat menunggu matahari terbenam sambil menikmati beberapa makanan dan minuman yang dijual oleh penduduk setempat seperti daging, jagung, makanan ringan, salad, dan berbagai minuman. Anda juga dapat membeli souvenir seperti perhiasan mutiara, T-shirt, dan sebagainya. Selepas kawasan Senggigi, di kiri kanan jalan terdapat beberapa penjual ikan bakar. Aneka jenis ikan laut seperti ikan ekor kuning atau cakalang dapat Sahabat bawa pulang atau menikmatinya di tempat. Harganya cukup murah, berkisar Rp.5.000,- s/d Rp.10.000,-

Bukit Malimbu di Lombok adalah tempat yang bagus untuk mengakhiri hari Sahabat yang penuh petualangan. Setelah seharian menjelajahi Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, menikmati pemandangan matahari terbenam di bukit Malimbu adalah hal yang sangat ideal. Bagi Sahabat yang ingin segera menyaksikan langsung keindahan panaroma alam Lombok dan Bukit Malibu, segera hubungi Asia Wisata untuk mendapatkan paket tur terbaiknya.