Berbicara tentang pantai maka Lombok adalah salah satu tujuan yang akan menyajikan indahnya pantai dan laut. Tidak sedikit wisatawan menyatakan bahwa Lombok lebih menarik dibandingkan tempat lain, karena pantai yang ada di Lombok memiliki ciri khas dan karakter yang unik. Diantaranya adalah Pantai Selong Balanak, yang memiliki keistimewaan yaitu pantai panjang yang indah dan bersih.

Keistimewaan Pantai Selong Balanak

Pantai Selong Belanak bisa dikatakan sebagai salah satu pantai paling bergengsi di wisata Lombok, apalagi saat kita sedang membicarakan keindahan dan kebersihan pantai. Salah satu hal terbaik tentang pantai ini adalah bentuk pantai yang terlihat seperti bulan sabit. Pantai ini memiliki bentuk melengkung dengan bukit-bukit di setiap titik. Pantai ini merupakan bagian dari Selong Belanak Bay yang menghadap Samudera Hindia. Panjang garis pantai tidak kurang dari 1 km.

Sekitar seperempat bagian sisi selatan pantai digunakan oleh masyarakat setempat sebagai desa. Ada sekitar 40 keluarga yang bekerja sebagai nelayan disana. Tentu saja, kawasan ini tidak disarankan untuk berenang karena ada begitu banyak kapal nelayan yang beristirahat di sana. Jika ingin melakukan olahraga air, dianjurkan melakukan kegiatan dari sisi tengah ke arah utara pantai. Kawasan ini bebas dari aktivitas masyarakat setempat. Wisatawan lokal dan mancanegara dapat menggunakan kawasan ini untuk kegiatan pantai dan perairan.

Aktivitas di Pantai Selong Balanak

Pantai Selong Belanak memiliki pasir putih lembut yang berkilau dan kontur landai. Gelombangnya tidak begitu tinggi dan airnya sangat bersih. Wisatawan bisa bersantai di atas pasir putih, menjelajahi pantai, berjemur, berenang dan banyak lainnya. Wisatawan juga bisa pergi memancing dengan menyewa kapal nelayan kecil dari nelayan setempat atau jika Kamu tertarik dengan kehidupan masyarakat setempat, bisa langsung mengamati bagaimana mereka hidup seperti bagaimana anak-anak mengambil air untuk kebutuhan setiap hari, nelayan memperbaiki perahu, istri nelayan membuat sate dari tangkapan suami mereka dan banyak lainnya.

Keistimewaan Pantai Selong Balanak

Meski pantai ini sangat populer, namun bila dibandingkan dengan pantai lain, pantai ini relatif tenang, Kamu hanya akan menemukan beberapa turis menghabiskan waktu di pantai. Pantai akan begitu ramai selama musim liburan. Karena itu, jika Kamu mencari pantai yang memungkinkan Kamu untuk rileks dan menikmati keheningan, pantai ini sangat dianjurkan. Pantai ini tidak ramai, tapi kita tidak perlu khawatir dengan fasilitasnya karena kita bisa menemukan begitu banyak warung di dekat desa nelayan. Kamu juga bisa menemukan ikan sate disana. Jika ingin menginap, Kamu bisa menyewa vila di daerah tersebut.

Cara Mencapai Pantai Selong Balanak

Pantai Selong Belanak terletak berbatasan 49 km dari Kota Mataram. Dengan mobil atau motor, Kamu bisa mencapai pantai dalam 1,5 jam. Dari Mataram, Kamu hanya perlu menempuh rute ke Bandara Internasional Lombok. Jika Kamu telah sampai di Masjid Junja Penunjak, selanjutnya harus membelok ke utara sampai Kamu menemukan pantai. Bila Kamu akan mencapai daerah tersebut, maka akan menemukan pemandangan pantai yang indah dari atas. Kamu akan menemukan sebuah teluk besar dengan laut mengkristal biru yang dibingkai oleh pasir putih melengkung.

Akses ke pantai ini cukup mulus meski harus naik turun dalam 15 km terakhir. Sepanjang perjalanan ke pantai, Kamu akan menemukan begitu banyak peternakan tembakau atau tanaman hortikultura. Begitu sampai di tempat parkir, Kamu akan menemukan beberapa cottage kecil dengan gaya tradisional yang unik. Berjalanlah sekitar 50 m dari tempat parkir dan Kamu akan disajikan dengan pantai bersih yang indah. Jika kamu ke Lombok jangan lupa mengunjungi desa pengrajin seperti Tenun, simak juga tulisan menarik tentang tenun khas sukarara Lombok. 

Bagi Sahabat yang penggila wisata atau traveling addict, maka tidak akan asing lagi dengan istilah yang dua ini yaitu tour guide dan tour leader. Walaupun demikian masih banyak masyarakat yang tidak tahu  beda tour guide dan tour leader tersebut.

Pada kenyataannya memang banyak yang tidak mengetahui secara jelas tentang dua istilah tersebut. Tour guide dan tour leader merupakan profesi, yang berkaitan dengan sebuah perjalanan, wisata atau kunjungan. Untuk lebih jelasnya Asia Wisata akan menjelaskan secara detail mulai dari definisi hingga tanggung jawab keduanya.

Berikut Perbedaan Tour Guide dan Tour Leader:

Definisi Tour Guide

Tour Guide atau pemandu tur/pemandu wisata adalah yang bertugas memberikan bantuan, informasi dan interpretasi warisan budaya, sejarah serta kontemporer kepada pengunjung/wisatawan/peserta tur di tempat-tempat bersejarah, museum, keagamaan, pendidikan dan tempat penting lainnya.

Beda Tour Guide dan Tour Leader

Selanjutnya, CEN (European Committee for Standardization) menjelaskan definisi terminologi dari tour guide dalam industri pariwisata yaitu “orang yang membimbing pengunjung dalam bahasa pilihan mereka dan menafsirkan warisan budaya maupun alam dari suatu area. Seorang tour guide (pemandu wisata) biasanya memiliki kualifikasi khusus tentang wilayah yang biasanya dikenali oleh otoritas yang tepat.

Di Eropa yang diwakili oleh FEG (European Federation of Tourist Guide Associations) atau Federasi Panduan Wisatawan Mancanegara menyatakan bahwa kualifikasi pemandu wisata khusus untuk masing-masing dan setiap negara; Dalam beberapa kasus, kualifikasi adalah nasional, dalam beberapa kasus dipecah menjadi daerah-daerah. Dalam semua kasus itu tertanam dalam etika pendidikan dan pelatihan di negara tersebut. EN15565 adalah Standar Eropa untuk Pelatihan dan Kualifikasi Pemandu Wisata.

Kemudian di Australia,  tour guide / pemandu wisata memenuhi syarat untuk mendapatkan minimal Certificate III Guiding. Mereka termasuk dalam beberapa organisasi, terutama Professional Tour Guide Association Australia (PTGAA) dan Guides of Australia (GOA).

Definisi Tour Leader (TL)

Untuk tour leader ini CEN (European Committee for Standardization) memberikan istilah lain yaitu “tour manager/manajer tur” sebagai “orang yang mengelola dan mengawasi rencana perjalanan atas nama operator tur, memastikan program dilakukan seperti yang dijelaskan dalam literatur operator tur dan dijual kepada wisatawan / konsumen dan yang memberikan informasi praktis lokal.

Beda Tour Guide dan Tour Leader

Biasanya tour leader ini dibutuhkan untuk perjalanan rombongan besar, walaupun kadang rombongan kecil juga bisa menggunakan jasa tour leader ini. Salah satu indikasi dalam kesuksesan sebuah kegiatan wisata peran serta seorang Tour Leader / TL sangat penting dan dominan dalam waktu selama pelaksanaan wisata, karena dia yang selalu berinteraksi dan berkomunikasi secaralangsung dengan peserta wisata. 

Tour Leader (TL) yang dapat didefnisikan atau diterjemahkan sebagai ketua rombongan sebetulnya dia mempunyai tugas yang berat karena telah cukup keberhasilan kerja TL adalah kepuasan rombongan waktu pelaksanaan wisata dan yang terpenting lagi adalah di lain waktu bila mereka mengadakan kegiatan wisata kembali menggunakan biro perjalanan wisata tersebut. Di lain waktu itulah sebetulnya yang paling penting yang harus dipahami bahwa tour leader sebagai marketing terdepan dari sebuah biro perjalanan wisata. 

Tanggung Jawab Tour Guide dan Tour Leader

Tour Leader : membimbing dan memimpin grup/rombongan dari awal hingga akhir tour, jadi tidak hanya di kota-kota tertentu saja. Ia juga yang mengatur agar tour berjalan dengan lancar, mulai dari morning call, ontime schedule dengan menyesuaikan kondisi yang ada pada saat tour berlangsung dengan itinerary telah direncanakan, sampai tiba di hotel setelah tour pada malam harinya.

Tugas TL termasuk memastikan bahwa peserta tour semua dalam keadaan baik dan sehat. TL harus tahu pasti bahwa rombongan yang dipimpinnya lengkap (tidak ada yang tertinggal). Jika ada anggota tur yang ingin memisahkan diri sejenak dari rombongan untuk hal pribadi, misalnya: ke toilet, belanja pribadi, atau mengunjungi relasi secara pribadi, beritahukan hal tersebut kepada TL terlebih dahulu. Jika tidak, bukan tanggung jawab TL jika wisatawan tersesat atau terpisah dari rombongan.

Tour Guide (pemandu wisata): hanya menjelaskan dan memaparkan seluk beluk kota tertentu. Misalnya tour guide untuk kota Bali, ia bertanggung jawab akan apa yang dijelaskan dan dipaparkan mengenai kota Bali (sejarah, keadaan kota, transportasi, budaya, adat dan kebiasaan, dll) kepada peserta. Walapun ia dapat menambahkan penjelasan-penjelasan mengenai destinasi lain di luar kota Bali, sifatnya hanya additional / tidak wajib. Tour Guide harus memiliki lisensi dari dinas pariwisata setempat.

Kualifikasi Tour Guide dan Tour Leader

Tour Guide

Seorang Tour Guide dituntut memiliki pengetahuan luas mengenai sejarah, budaya, seluk beluk, serta up-date terbaru dari kota yang dipaparkannya. Seluas-luasnya pengetahun TL atau Tour Guide tidak semua hal mereka ketahui. Ada saja hal yang mungkin tidak mereka tahu atau bahkan lupa. Jadi, jangan buru-buru menghakimi TL atau Tour Guide  bodoh dan tidak bisa/mengerti apa-apa.

Biasanya Tour Guide berkonsentrasi dengan pengetahuan sejarah dan budaya serta ekonomi secara umum (tidak spesifik), jadi kalau wisatawan bertanya misalnya: “Berapa Gross Domestic Income untuk daerah ini?”, bisa saja mereka tidak tahu secara pasti karena pertanyaan yang diajukan begitu spesifik (mengenai ekonomi makro). Atau contoh lain lagi seorang TL ditanya: “Mengapa rumah di daerah Amsterdam modelnya banyak yang mengerucut seperti kue jahe?” Mungkin ada TL yang bisa menjawab, tetapi banyak juga TL yang tidak tahu jawabannya karena pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan mengenai budaya setempat dan seharusnya ditanyakan ke Tour Guide bukan ke TL

Tour Leader

Seorang TL tidak wajib mengetahui sejarah, budaya, serta seluk beluk dari setiap kota yang dikunjunginya karena tugasnya bukan menjelaskan tetapi hanya memimpin rombongan tour. Namun, akan memiliki nilai tambah jika seorang TL juga bisa melengkapi dirinya dengan pengetahuan mengenai kota-kota yang dikunjunginya, karena bisa jadi keterbatasan bahasa antara Tour Guide dengan peserta membuat para peserta lebih merasa nyaman untuk bertanya kepada TL daripada Tour Guide (biasanya Tour Guide adalah penduduk lokal yang memiliki lisensi untuk menjadi pemandu wisata, jarang ada Tour Guide yang bisa berbahasa Indonesia (jika internasional))

Harus dikuasai oleh Tour Leader

Biasanya, persyaratan yang diterapkan untuk seorang TL adalah penguasaan bahasa, baik bahasanya sendiri (native laguage), bahasa asing (Bahasa Inggris itu wajib hukumnya), maupun sedikit bahasa daerah di daerah yang akan ia kunjungi. Selain itu seorang TL juga harus berpengalaman berinteraksi. Utamanya dengan orang-orang pada usia tertentu, misalnya, orang tua, anak remaja atau bahkan anak kecil, baik laki-laki maupun perempuan.

Beda Tour Guide dan Tour Leader

Sebab pastinya tiap kategori umur tersebut perlu penanganan yang berbeda. Karena biasanya TL kan membawa rombongan (minimal 10 orang) yang sebelumnya belum tentu semua saling mengenal, maka di kesempatan ini pun TL dituntut untuk mampu menjadi ice breaker dan sigap menghadapi berbagai situasi. Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah seorang TL tidak saja memposisikan diri sebagai pendengar yang baik, namun juga mampu bersikap tegas pada waktu bersamaan.

Wajarlah, karena selama beberapa hari bersama-sama keakraban pasti tercipta, maka jangan kaget kalau nantinya TL dianggap sebagai tempat curhat segala macam urusan, bahkan ada juga yang memperlakukan TL tak lebih dari seorang kacung mereka belaka: ngangkat koper, jadi tukang belanja, dll.

Pada prinsipnya, jika kamu sanggup untuk menjadi seorang TL maka jangan ragu untuk berkata tidak apabila peserta sudah mulai bertindak diluar batas yang sewajarnya. Sebagai TL kamu juga terkadang dituntut untuk bersikap sok tahu. Selalu ada saja kejadiankejadian tak terduga yang justru menjadi kenangan termanis selama perjalanan kita. Tugas sebagai TL pun, terkadang membawa kita ke tempat-tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya atau ke situasi-situasi yang belum pernah kita rasakan sebelumnya. Di sinilah kePD-an dan ke-sok_tahu-anmu dibutuhkan untuk menghadapi masalah yang tak terduga selama program perjalanan wisata yang kamu handle tersebut.

Inti Perbedaan Tour Guide dan Tour Leader

Tour Leader jelas berbeda dengan guide lokal. Memang senantiasa para peserta tour selalu menggeneralisasikan seorang TL dengan seorang guide lokal. Tak jarang yang saya temui di lapangan adalah, para peserta meminta penjelasan mengenai objek-objek wisata yang sedang dikunjunginya itu kepada tour leader. Memang itu tidak salah, itu hak mereka sebagai peserta.

Namun yang salah adalah mereka, sebagai peserta, tidak akan mendapatkan jawaban yang terperinci mengenai objek atau budaya yang sedang mereka nikmati karena memang tour leader tidak dibekali dengan kemampuan penguasaan wilayah atau budaya secara spesisfik. Beda halnya dengan guide lokal, orang yang berprofesi sebagai guide adalah orang yang sudah dilatih dan dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan sebagai seorang guide, sebagai seorang pemandu wisata.